Hari 5 — Belajar Mengampuni Seperti Yusuf
Kejadian 50 : 20
“Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan.”
Saat menjadi penguasa Mesir, Yusuf memiliki kesempatan membalas saudara-saudaranya.
Mereka adalah orang-orang yang dulu menyakitinya.
Namun Yusuf memilih mengampuni daripada membalas dendam.
Pengampunan tidak berarti melupakan begitu saja luka yang ada.
Pengampunan berarti menyerahkan hak membalas kepada Tuhan.
Menyimpan dendam hanya membuat hati semakin berat.
Sebaliknya, mengampuni membuat hati lebih bebas dan damai.
Yusuf melihat bahwa Tuhan bekerja bahkan melalui pengalaman pahitnya.
Karena itu ia mampu mengampuni orang yang pernah menyakitinya.
Hati yang diubahkan Tuhan adalah hati yang siap mengampuni.
Berdoalah untuk satu orang yang pernah menyakitimu dan minta Tuhan menolongmu mengampuninya!
Pertanyaan Reflektif : Apakah masih ada seseorang yang sulit aku ampuni sampai hari ini?
