Hari 1 — Peduli dengan Apa yang Tuhan Pedulikan
Nehemia 1 : 4
“Ketika aku mendengar perkataan itu, duduklah aku menangis dan berkabung beberapa hari lamanya.”
Nehemia sangat sedih ketika mendengar keadaan tembok Yerusalem yang hancur.
Ia tidak bersikap cuek atau berkata, “Itu bukan urusanku.”
Hatinya tergerak karena ia peduli dengan umat Tuhan.
Di zaman sekarang, kita sering lebih peduli pada hal yang viral daripada orang-orang di sekitar kita.
Padahal Tuhan ingin kita memiliki hati yang peka terhadap kebutuhan sesama.
Mungkin ada teman yang sedang sedih, tetapi tidak berani bercerita.
Mungkin ada anggota keluarga yang membutuhkan perhatian kita.
Hati yang peduli adalah hati yang mencerminkan kasih Kristus.
Jangan hanya melihat masalah, tetapi belajarlah menjadi bagian dari solusinya.
Tuhan bisa memakai kepedulianmu untuk membawa perubahan bagi orang lain.
Hari ini, cobalah menghubungi atau menyemangati satu orang yang sedang membutuhkan perhatian!
Pertanyaan Reflektif: Apakah aku lebih sering bersikap peduli atau justru cuek terhadap orang-orang di sekitarku?
