Yang Ditabur

Hari 2 — Menuai dari Apa yang Ditabur

Galatia 6 : 7

“Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.”

Yakub pernah menipu ayahnya.

Beberapa tahun kemudian, Yakub juga mengalami penipuan. Pamannya, Laban memperdayanya dalam urusan pernikahan.

Yakub merasakan pahitnya dibohongi.

Ia akhirnya mengerti rasa sakit yang dulu ia sebabkan.

Kadang Tuhan mengizinkan kita belajar lewat akibat dari tindakan sendiri.

Bukan karena Tuhan kejam, tetapi karena Tuhan ingin membentuk hati kita.

Banyak orang ingin panen baik tanpa menabur yang benar.

Kita ingin dipercaya tetapi suka berbohong.

Kita ingin dihargai tetapi sering merendahkan orang lain.

Kita ingin keluarga harmonis tetapi malas memperbaiki sikap.

Yakub belajar bahwa dosa tidak berhenti pada satu kejadian.

Dosa bisa berputar dan kembali melukai hidup kita.

Karena itu jangan bermain-main dengan kesalahan kecil.

Apa yang kita tabur hari ini akan tumbuh suatu hari nanti.

Kabar baiknya, pertobatan juga bisa mengubah arah hidup. Tuhan sanggup memulihkan orang yang mau berubah.

Tidak ada kata terlambat untuk mulai menabur hal yang benar.

Mulailah menabur perkataan, sikap, dan tindakan yang membawa kehidupan!

Pertanyaan Reflektif : Hal apa yang sedang saya tabur hari-hari ini?

Versi Audio

    Leave a Reply