Hari 5 — Belajar Meninggalkan Warisan Iman
Kisah Para Rasul 13 : 36a
“Setelah Daud pada zamannya melakukan kehendak Allah, ia mangkat.”
Ayat ini merupakan ringkasan yang indah tentang kehidupan Daud.
Bukan tentang kemenangan melawan Goliat. Bukan tentang kerajaannya yang besar. Bukan tentang kekayaannya.
Yang dicatat adalah bahwa Daud melakukan kehendak Allah pada zamannya.
Inilah ukuran keberhasilan menurut Tuhan.
Dunia menilai hidup dari prestasi. Tuhan menilai hidup dari kesetiaan.
Daud memiliki banyak kelemahan. Ia tidak sempurna, namun arah hidupnya tetap menuju Tuhan.
Ia ingin melakukan kehendak Allah.
Pada akhirnya, setiap orang akan meninggalkan dunia ini.
Pertanyaannya bukan berapa banyak yang kita miliki. Pertanyaannya adalah apakah kita hidup sesuai kehendak Tuhan.
Warisan terbesar bukanlah harta benda. Warisan terbesar adalah iman yang hidup.
Hidup yang setia dapat memengaruhi generasi berikutnya.
Daud mengingatkan bahwa hidup yang berkenan kepada Tuhan adalah hidup yang benar-benar berarti.
Mari, jalani hari ini dengan kesadaran bahwa hidup Anda dapat menjadi kesaksian bagi orang lain!
Pertanyaan Reflektif : Jika hidup saya dirangkum dalam satu kalimat di hadapan Tuhan, apa yang akan dikatakan tentang saya?
Versi Audio
