Seri “Ajaib Kuasa Tuhan”
Lukas 5 : 8 – 9
Ketika Simon Petrus melihat hal itu ia pun tersungkur di depan Yesus dan berkata: “Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa.” Sebab ia dan semua orang yang bersama-sama dengan dia takjub oleh karena banyaknya ikan yang mereka tangkap.
Anugerah Tuhan seharusnya membuat kita merasa tidak layak.
Ketika Petrus melihat betapa hebat kemuliaan Tuhan dinyatakan, ia tidak menganggap itu sebagai hal yang biasa terjadi sehingga tidak disyukuri.
Tidak pula, ia merasa sombong menganggap diri memang sepatutnya layak menerima mujizat itu.
Tidak.
Orang yang sungguh-sungguh mengerti anugerah Tuhan tidak akan berani sombong, tetapi justru tenggelam dalam rasa haru berkaca pada dirinya yang tidak layak.
Sayangnya, banyak anak Tuhan yang seakan menjadikan kemurahan Tuhan sebagai hak yang patut dituntut atau diklaimnya.
Bukannya merendah, mereka justru melihat Tuhan sebagai jin pembantu yang harus menuruti semua harapan.
Saat ini, bila kita merasakan kebaikan demi kebaikan Tuhan, segeralah ingat siapa diri kita sesungguhnya.
Bersyukurlah. Terharulah. Menunduklah.
Tuhan itu terlalu baik bagi kita, yang seringkali tidak baik kepada-Nya.
Siapakah kita ini sehingga begitu disayang, dipedulikan, dan dikaruniai anugerah Tuhan yang melimpah?
Versi Audio
