Tetap Benar

Hari 1 — Tetap Benar Saat Tidak Ada yang Melihat

Kejadian 39 : 9b

“Bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?”

Yusuf hidup jauh dari keluarganya.

Tidak ada ayah yang mengawasi dirinya. Tidak ada saudara yang memperhatikan langkahnya.

Namun Yusuf tetap menjaga hidupnya benar.

Ia menolak godaan istri Potifar, padahal tidak ada orang lain di ruangan itu.

Yusuf sadar bahwa hidupnya tetap dilihat Tuhan.

Integritas terlihat saat tidak ada penonton.

Banyak orang terlihat baik hanya di depan umum, tetapi karakter asli muncul saat sendirian.

Dunia menganggap dosa kecil itu wajar, namun Yusuf memilih takut akan Tuhan.

Keputusan benar memang kadang mahal konsekuensinya.

Yusuf kehilangan jabatan dan masuk penjara, tetapi ia tidak kehilangan hati nurani.

Lebih baik kehilangan kenyamanan daripada kehilangan kekudusan.

Tuhan menghargai hidup yang tulus.

Kesetiaan kecil sering menjadi awal kepercayaan besar.

Orang yang menjaga diri dalam perkara tersembunyi sedang membangun fondasi hidup yang kuat.

Karena itu, tetaplah hidup benar sekalipun tidak ada orang yang melihat!

Pertanyaan Reflektif : Apakah saya tetap menjaga kekudusan saat tidak ada yang mengawasi?

Versi Audio

    Leave a Reply