Lunasi Hutangmu

Matius 5 : 26

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.

Persoalan hutang dipandang serius oleh Tuhan.

Bahkan Tuhan pun tidak ingin ada hutang yang tak dilunasi, baik dalam kisah perumpamaan ini atau juga pengorbanan Kristus di kayu salib sebagai cara menghapus hutang manusia atas hukuman dosa.

Hutang harus dibayar lunas.

Namun, sayangnya banyak anak Tuhan yang sekalipun rajin ibadah dan rajin melayani, tetapi tidak tanggungjawab atas hutangnya dengan sesama.

Bukannya cepat membayar, mereka seakan pura-pura ingatan.

Padahal kita yang berhutang harusnya merasa tidak tenang dan berjuang kalau belum bisa langsung lunasi sepenuhnya, paling tidak ada upaya mencicil sedikit demi sedikit.

Atau kalau memang benar-benar tidak bisa, sampaikan dengan jelas kalau kita masih ingat hutang itu harusi dibayar.

Entah itu baru sebulan lalu atau kejadian 10 tahun lalu, tanggungjawablah.

Menyedihkan, bukan banyak anak Tuhan yang berhutang malah lebih galak daripada yang memberikan hutang kepadanya?

Jadilah pelunas hutang, yang bisa didapati bertanggungjawab di hadapan Tuhan dan manusia.

Kalau soal hutang uang saja kita tidak bisa lunasi, untuk apa koar-koar seakan begitu rohani dalam urusan hutang nyawa?

Versi Audio

    Leave a Reply