Tahu dari Awal

Matius 8 : 19 – 20

Lalu datanglah seorang ahli Taurat dan berkata kepada-Nya: “Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi.” Yesus berkata kepadanya: “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.”

Tuhan jujur sejak awal para murid ingin mengikuti-Nya, memberi tahu mereka seperti apa harga yang harus dibayar kalau mau mengikuti Dia.

Jangan sampai bayangan mereka tidak cocok dengan kenyataan yang memang Tuhan tidak pernah janjikan untuk mereka alami.

Tuhan terang-terangan, sejak awal.

Bagaimana dengan kita, apakah kita termasuk orang yang bisa jujur sejak awal agar orang tidak terlalu berharap berlebihan melampaui kenyataan?

Kadang demi mengesankan atau takut membuat kecewa, jadinya kita mengubah cerita, mengurangi fakta, atau belakangan memberitahu konsekuensi.

Tetapi sesungguhnya, lebih baik orang kecewa di awal daripada di akhir.

Dengan tahu sejak awal, orang jadi punya kesempatan untuk pikir-pikir dulu dan tidak merasa kejebak mendapati akhir cerita ternyata tidak sanggup diterima.

Mari, dalam hubungan apa pun yang dijalani, pastikan kita tahu harga yang harus dibayar.

Ini menolong kita bisa membuat keputusan yang dewasa, yang bukan sekedar karena emosi atau harapan yang berlebihan!

Versi Audio

    Leave a Reply