Setia Memulihkan

Hari 5 — Tuhan Tetap Setia Memulihkan

Kejadian 17 : 17

“Lalu sujudlah Abraham dan tertawa; serta berkata dalam hatinya: ‘Mungkinkah bagi seorang yang berumur seratus tahun dilahirkan seorang anak?’”

Abraham pernah tertawa ketika mendengar janji Tuhan tentang kelahiran Ishak.

Ia sempat sulit percaya karena melihat keterbatasan dirinya sendiri.

Ini menunjukkan bahwa bahkan orang beriman pun bisa mengalami keraguan.

Kadang kita juga merasa janji Tuhan terlalu mustahil untuk terjadi.

Kita melihat keadaan lebih besar daripada kuasa Tuhan.

Namun Tuhan tidak membatalkan janji-Nya hanya karena kelemahan Abraham.

Tuhan tetap setia menggenapi apa yang sudah Ia katakan.

Kasih karunia Tuhan lebih besar daripada keraguan manusia.

Sering kali kita gagal, takut, dan tidak percaya penuh kepada Tuhan.

Tetapi Tuhan tetap sabar membentuk iman kita sedikit demi sedikit.

Ia tidak meninggalkan Abraham saat gagal.

Dan Tuhan juga tidak meninggalkan kita hari ini.

Yang Tuhan cari adalah hati yang terus mau berjalan bersama-Nya.

Iman bukan berarti tidak pernah ragu, tetapi tetap memilih percaya kepada Tuhan.

Dan Tuhan sanggup mengubah keraguan menjadi kesaksian yang indah.

Tetaplah percaya kepada Tuhan meskipun keadaan terlihat mustahil!

Pertanyaan reflektif: Apakah ada janji Tuhan yang mulai sulit aku percayai karena keadaan hidupku?

Versi Audio

    Leave a Reply