Seri “Jadilah Bijak”

Amsal 11 : 10

Bila orang benar mujur, beria-rialah kota, dan bila orang fasik binasa, gemuruhlah sorak-sorai.

Inilah yang membedakan makna kehadiran orang yang hidupnya memberkati dan hidupnya mendatangkan kesusahan.

Kalau orang benar meninggal, orang sekeliling bisa merasa kehilangan dan sedih. Sebaliknya, bila orang benar diberkati, orang sekitar akan ikut bersukacita.

Mereka tahu bila selama ini kehidupan orang benar telah berdampak memberkati, maka mujurnya mereka akan membawa dampak lebih hebat.

Berbeda dengan itu, hilangnya orang yang sering buat susah terkadang malah membuat orang sekeliling merasa lega dan senang.

Kira-kira kita menjadi orang yang mana? 

Gampangnya: sejak sekarang kita lihat bagaimana respons orang sekitar dengan hidup kita.

Kalau mereka sering mengomel dan pusing bila kita hadir, jawabannya sudah jelas.

Yang pasti, sekalipun hidup kita bukan untuk mengesankan orang, Tuhan ingin kehadiran kita jadi berkat yang membawa manfaat dan sukacita.

Ingatlah, kalau orang sekitar diberkati, kemungkinan besar mereka akan mendukung.

Jangan sampai seperti kebanyakan orang yang mengaku Kristen tetapi didapati egois, pelit, sombong, suka memanipulasi, cuek, dan aneka sifat buruk lain yang buat orang sekitar berharap ,”kapan orang ini segera pergi!”


Versi Audio

    Leave a Reply