Seri “Pribadi yang Setia”
Wahyu 2 : 10b
“Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.”
Kesetiaan bukan hanya tentang awal yang baik, tetapi tentang akhir yang setia.
Banyak orang memulai dengan semangat.
Namun berhenti di tengah jalan.
Karena lelah. Karena kecewa. Karena tidak melihat hasil.
Namun Tuhan memanggil kita untuk tetap setia.
Sampai akhir.
Ini membutuhkan ketekunan. Kesabaran. Dan iman.
Kita tidak selalu merasa kuat, namun kita bisa terus berjalan bersama Tuhan.
Kesetiaan bukan berarti tidak pernah gagal, tetapi tetap kembali dan terus berjalan.
Dan Tuhan menjanjikan upah bagi yang setia. Bukan hanya di dunia, tetapi juga dalam kekekalan.
Ini memberi kita perspektif yang benar, bahwa apa yang kita lakukan sekarang memiliki nilai kekal.
Mari, jadilah pribadi yang setia dalam setiap area hidup.
Di rumah, gereja, pekerjaan, dan pertemanan.
Tidak sempurna, tetapi terus bertumbuh.
Tetap setia meskipun tidak mudah.
Karena Tuhan melihat, menghargai, dan akan memberi upah pada waktunya!
Pertanyaan reflektif : Apakah aku bersedia tetap setia sampai akhir, apa pun keadaan yang aku hadapi?
Versi Audio
