Sama Seperti Guru

Matius 10 : 24 – 25

Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang hamba dari pada tuannya. Cukuplah bagi seorang murid jika ia menjadi sama seperti gurunya dan bagi seorang hamba jika ia menjadi sama seperti tuannya.

Kita kadang berharap lebih kepada mereka yang ada di bawah kita untuk bisa jadi lebih baik daripada kita.

Itu harapan yang tidaklah salah, justru baik punya sikap hati yang tidak terganggu melihat orang didikan kita jauh lebih hebat ketimbang kita.

Namun, sadari bahwa selama mereka masih bersama kita, mentok-mentok nilai mereka akan hanya setinggi nilainya kita.

Kalau kita nilainya 7, besar kemungkinan mereka hanya akan sampai ke angka itu.

Artinya, kalau kita ingin orang didikan kita sampai ke angka tertinggi, kita sendiri sebagai orang yang membimbing harus menuntut diri sampai sejauh itu dulu.

Pengetahuan, kita, karakter kita yang saat ini mungkin di angka yang tidak cukup baik di hadapan Tuhan, yang harus “dinaikkan” dulu.

Kalau tidak, kita hanya bisa menuntut tanpa pernah menjadi contoh.

Ingat, bila kita terus rendah dan tak mau naik-naik, sementara mereka punya kerinduan mencapai yang terbaik, sangat mungkin mereka pindah ke orang lain yang nilainya jauh lebih tinggi daripada mereka!

Versi Audio

    Leave a Reply