Saling Menerima

Hari 10: Saling Menerima dan Menguatkan dalam Komunitas

Roma 15 : 7

“Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah.”

Dalam komunitas gereja maupun masyarakat, kita pasti akan bertemu dengan orang-orang yang memiliki pandangan, karakter, dan latar belakang yang berbeda.

Perbedaan pendapat mengenai hal-hal sekunder sering kali memicu perdebatan sengit dan perpecahan di antara sesama jemaat dewasa.

Paulus menasihati agar jemaat yang kuat menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan tidak mencari kesenangan diri sendiri.

Dasar utama kita dalam menerima orang lain adalah fakta bahwa Kristus telah menerima kita dalam segala keterbatasan dan dosa kita.

Kita dipanggil untuk saling membangun, menguatkan, dan memberi dorongan positif dalam perjalanan iman bersama.

Sikap saling menerima ini menciptakan lingkungan komunitas yang aman, hangat, dan menjadi daya tarik bagi dunia luar.

Jangan biarkan ego pribadi atau perbedaan selera memecahkan persekutuan indah yang telah dipersatukan oleh darah Kristus.

Ketika kita belajar merendahkan hati dan mengutamakan kepentingan sesama, nama Tuhan dimuliakan melalui persatuan jemaat-Nya.

Mari menjadi pribadi yang selalu membawa kesejukan, persatuan, dan penguatan bagi setiap saudara seiman di sekitar kita!

Pertanyaan Reflektif: Apakah tindakan dan tutur kata Anda dalam komunitas gereja selama ini lebih sering mempersatukan atau justru memicu perbedaan dan jarak?

Versi Audio

    Leave a Reply