Rajin dan Malas

Amsal 20 : 13

“Janganlah menyukai tidur, supaya engkau tidak jatuh miskin, bukalah matamu dan engkau akan makan sampai kenyang.”

Amsal berkali-kali menekankan perbedaan antara orang rajin dan malas.

Kerajinan tidak hanya berarti bekerja keras, tetapi juga menggunakan waktu dengan bijak, produktif, dan tidak menunda-nunda.

Kemalasan membuat seseorang kehilangan kesempatan, tetapi kerajinan membuka pintu berkat Tuhan.

Rajin bukan berarti hidup tanpa istirahat, tetapi tahu menyeimbangkan antara bekerja, berdoa, dan beristirahat.

Mari, susun prioritas harian agar waktu tidak terbuang sia-sia.

Mulailah hari dengan doa dan rencana yang jelas.

Hindari kebiasaan menunda tugas, sekecil apapun.

Setiap orang mendapat jumlah waktu yang sama, biarlah kita mempergunakannya sebaik mungkin di hadapan Tuhan dengan penuh tanggungjawab.

Kalau kita malas, menyedihkan bila kita menyalahkan Tuhan dan keadaan sekeliling sebagai penyebab suramnya keadaan hidup kita.

Menghormati Tuhan ditunjukkan dengan sikap tidak malas!

Versi Audio

    Leave a Reply