Hari 5 — Penyesalan Tidak Sama dengan Pertobatan
2 Korintus 7 : 10a
“Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan.”
Saul beberapa kali mengakui kesalahannya.
Ia berkata bahwa dirinya berdosa.
Namun hidupnya tidak sungguh-sungguh berubah.
Ia menyesal karena akibat perbuatannya, tetapi ia tidak benar-benar berbalik kepada Tuhan.
Inilah perbedaan antara penyesalan dan pertobatan.
Penyesalan hanya merasa sedih karena konsekuensi dosa. Pertobatan mengubah arah hidup.
Penyesalan berfokus pada diri sendiri. Pertobatan berfokus pada Tuhan.
Saul kehilangan kesempatan karena tidak sungguh-sungguh berubah.
Ia ingin mempertahankan citra dirinya. Ia ingin mempertahankan kedudukannya.
Namun ia tidak menyerahkan hatinya sepenuhnya kepada Tuhan.
Tuhan mencari hati yang hancur dan mau dibentuk.
Tidak ada dosa yang terlalu besar bagi kasih karunia Tuhan., tetapi pertobatan harus nyata dalam tindakan.
Tuhan rindu melihat perubahan, bukan sekadar pengakuan lisan.
Hari ini masih ada kesempatan untuk kembali kepada-Nya dengan sungguh-sungguh.
Datanglah kepada Tuhan dengan hati yang jujur dan biarkan Dia mengubah hidup kita!
Pertanyaan Reflektif : Apakah saya hanya menyesali dosa saya, atau sungguh-sungguh bertobat dan berubah?
Versi Audio
