Pencemooh Diusir

Seri “Jadilah Bijak”

Amsal 22 : 10

Usirlah si pencemooh, maka lenyaplah pertengkaran, dan akan berhentilah perbantahan dan cemooh.


Kita butuh tegas bersikap dengan mereka yang memperkeruh suasana.

Karena kenyataannya memang ada orang yang sikapnya begitu negatif dan perilakunya memancing suasana yang awalnya damai sengaja mau dibuat jadi tidak kondusif.

Dari tutur katanya, mereka menjelekkan apa pun atau siapa pun yang bisa dipersalahkan.

Dari perilakunya, mereka tidak berniat mendengarkan fakta kebenaran tetapi hanya ingin memuaskan mulutnya yang terus mengoceh dengan sembarangan.

Benar, Tuhan tidak ingin kita kehilangan kasih yang terus bersikap hormat dengan keberadaan seseorang, tetapi Dia juga ingin kita berani menegur sikap yang salah.

Kali berikut, entah dalam tim kerja, dalam keluarga, dalam pelayanan, dalam relasi apa pun, beranilah tegas dengan para pencemooh.

Nasihati mereka baik-baik untuk tidak sembarangan bertindak dan berucap.

Ingatkan mereka agar kalau tidak bermaksud baik menolong situasi, lebih baik bersikap diam saja.

Bahkan di satu titik pun, tidak masalah kita mengambil sikap tegas meminta mereka keluar, yang ternyata berhasil membuat pertengkaran jadi berhenti.

Pencemooh memang kerapkali membuat masalah, jangan sampai pula kita jadi orang seperti itu!

Versi Audio

    Leave a Reply