Musuh Pemulihan

Seri “Pemulihan Keluarga”

Filipi 2 : 5 – 7

“Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus … yang telah mengosongkan diri-Nya, dan mengambil rupa seorang hamba.”

Ego adalah musuh utama pemulihan.

Banyak relasi hancur bukan karena kesalahan besar, tetapi karena tidak ada yang mau merendahkan diri.

Kita sering terjebak dalam pikiran, “Aku sudah benar. Aku yang disakiti.”

Tetapi Yesus, yang benar sepenuhnya, tetap memilih untuk turun dan menjadi hamba, demi memulihkan hubungan yang rusak antara Allah dan manusia.

Dalam keluarga, tidak semua konflik harus diselesaikan dengan logika atau argumen.

Terkadang, yang dibutuhkan hanyalah kerendahan hati untuk mengampuni dan kembali mengasihi.

Pemulihan atau rekonsiliasi bukan tentang siapa yang menang debat, tetapi siapa yang berani mengasihi lebih dulu.

Mari, jangan tunggu momen yang sempurna.

Hati yang merendah menciptakan momen itu sendiri.

Tidak harus langsung membahas masalah, cukup ucapkan hal positif atau ucapan kasih.

Tindakan kecil dengan rendah hati bisa membuka pintu besar rekonsiliasi!

Versi Audio

    Leave a Reply