Merasa Cukup

Ditulis oleh Yolanda

Filipi 4 : 11

Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan.

Kata cukup tentu saja sudah sangat sering kita dengar dalam kehidupan kita sehari-hari.

Tetapi, apa makna dari “cukup” itu?

Cukup bukan berbicara soal berapa jumlahnya, melainkan soal kepuasan hati.

Cukup bagi seseorang belum tentu cukup bagi orang lain.

Ada yang tidak memperoleh banyak hal namun merasa cukup.

Ada pula yang hidup berkelimpahan tetapi masih terus menginginkan sesuatu lebih banyak lagi.

Mereka tidak lagi menimbang apakah sebenarnya benar-benar membutuhkan atau hanya sekedar ingin.

Ingatlah, ketidakpuasan tanpa batas dalam diri seseorang akan membawa kita kepada keserakahan dan ketamakan.

Akibatnya, kita akan selalu merasa kurang dan tidak pernah cukup.

Belajarlah untuk mengucap syukur di segala keadaan.

Apabila kita sungguh-sungguh mengenal Tuhan, maka secara alami kita akan merasa cukup dengan segala anugerah yang diberikan-Nya.

Jangan biarkan kerakusan dan ketamakan membuat kita sulit berkata cukup.

Mari mulai belajar mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri kita hari ini, dalam keadaan apapun!

Versi Audio

    Leave a Reply