Hari 3 — Berani Menjaga Kekudusan
2 Timotius 2 : 22a
“Jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai”
Dunia saat ini sering menganggap standar hidup kudus itu kuno.
Orang yang menjaga diri malah dianggap tidak gaul. Padahal menjaga hidup tetap bersih adalah bentuk kekuatan.
Tidak semua orang mampu melakukannya.
Dibutuhkan keberanian untuk berkata tidak pada godaan, baik dalam perkataan, tontonan, pergaulan, maupun gaya hidup.
Firman Tuhan tidak hanya berkata “jauhi”, tetapi juga “kejarlah”.
Artinya hidup kudus bukan sekadar menghindari dosa, tetapi juga aktif mengejar hal yang benar.
Kalau kita hanya fokus menjauhi yang buruk tanpa mengisi diri dengan yang baik, kita akan mudah jatuh lagi.
Karena itu isi hidup dengan hal yang membangun iman.
Pilih lingkungan yang sehat. Pilih teman yang membawa kita dekat kepada Tuhan. Pergaulan memang bisa membentuk karakter.
Kalau salah memilih lingkungan, lama-lama kita ikut berubah.
Namun jika kita dekat dengan Tuhan, kita akan punya kekuatan untuk bertahan.
Menjadi berbeda memang tidak nyaman, tetapi hidup dalam kompromi akan lebih menghancurkan.
Tuhan sanggup menjaga orang yang sungguh-sungguh mau hidup benar.
Dan kekudusan selalu membawa damai sejahtera.
Jaga hidup kita tetap bersih meskipun lingkungan sekitarmu tidak mendukung!
Pertanyaan reflektif : Adakah pergaulan atau kebiasaan yang mulai menjauhkan kita dari Tuhan?
Versi audio
