Amsal 15 : 28
Hati orang benar menimbang-nimbang jawabannya, tetapi mulut orang fasik mencurahkan hal-hal yang jahat.
Pertimbangan adalah salah satu ciri yang membedakan orang benar dan orang fasik.
Bahkan sudah pikir-pikir baik pun dan tidak sembarang melangkah, orang benar tetap berusaha menimbang apa yang dilakukannya.
Ia tidak membiarkan dirinya dikuasai keadaan sehingga apa yang ada di kepala, langsung dilontarkan begitu saja tanpa pikir panjang.
Mengapa?
Karena tidak seperti orang bodoh yang asal saja bertindak, orang benar di hadapan Tuhan tahu bahwa setiap perbuatannya akan mendatangkan dampak, baik terhadap dirinya maupun orang lain.
Mari, sigaplah dalam membawa diri, tetapi tetap miliki hikmat pertimbangan.
Gunakan akal budi yang Tuhan sudah berikan, ditambah hikmat dalam prinsip firman Tuhan, melangkahlah dengan tepat
Memang jangan sampai kelamaan, menimbang-nimbang tiada akhir sehingga momen dan kesempatan berharga jadi berlalu.
Yang pasti, kita tidak membiarkan sikap sembarangan menjadi pemegang setir kendali atas segala ucapan dan perilaku kita.
Bagi kemuliaan Tuhan, pertimbangan menjadi ciri yang terus mewarnai sikap hidup kita!
Versi Audio
