Amsal 15 : 18
Si pemarah membangkitkan pertengkaran, tetapi orang yang sabar memadamkan perbantahan.
Sebagai anak Tuhan, kehadiran kita sepatutnya membawa damai.
Membawa damai bukan berarti tidak berani berbeda, tidak ada konflik atau gesekan, atau selalu bersikap cari aman.
Panggilan Tuhan adalah kehadiran kita membuat keadaan jadi lebih baik, bukan lebih buruk.
Artinya bila entah terlibat langsung atau tidak dalam sebuah konflik pertengkaran, kita jangan ikut terpancing memanaskan situasi.
Tidak mudah memang, bukan?
Seringkali ketika kita disalahmengerti, dipojokkan, atau bukan pelaku yang salah, kita ingin membalas semua tudingan dengan emosi kita yang akhirnya ikut meninggi.
Karena itu, sebelum ingin jadi berkat bagi situasi, jadilah tenang dulu dalam diri kita.
Kalau selama ini perangai kita memang mudah marah-marah, untuk menjadi sabar adalah PR besar yang harus terus kita perjuangkan.
Sabar memang tidak mudah, tetapi demi kebaikan kita terlebih dahulu, usahakanlah.
Saat kita bisa punya ketenangan dan pengendalian yang baik dalam Tuhan, pembawaan dan tutur kata kita dapat menjadi air sejuk yang memadamkan kemarahan orang sekeliling!
Versi Audio
