Hari 6: Melupakan Masa Lalu dan Mengarah pada Tujuan
Filipi 3 : 13b – 14
“Aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah.”
Banyak orang dewasa yang hidupnya terhenti dan tidak berkembang karena terikat oleh bayang-bayang masa lalu mereka sendiri.
Ada yang terikat oleh rasa bersalah atas kegagalan dan dosa masa lalu, ada pula yang terjebak pada kejayaan masa lalu yang tidak lagi relevan.
Paulus mengajarkan suatu keterampilan rohani yang sangat penting untuk pertumbuhan kita: kemampuan untuk melupakan dan mengarahkan pandangan ke depan.
Melupakan bukan berarti amnesia total, melainkan tidak lagi mengizinkan kesalahan masa lalu mendikte identitas dan masa depan kita hari ini.
Pengampunan Kristus yang sempurna memberikan kita lembaran baru yang bersih untuk memulai kembali perjuangan iman kita.
Jangan biarkan rasa penyesalan atau kekecewaan masa lalu merampas energi dan semangat kita untuk berkarya saat ini.
Kehidupan kristiani adalah sebuah pertandingan lari marathon yang membutuhkan fokus penuh pada garis akhir, yaitu panggilan surgawi dalam Kristus.
Mari kita lepaskan setiap beban ketakutan dan luka lama yang selama ini memperlambat langkah pertumbuhan rohani kita.
Setiap hari baru yang Tuhan berikan adalah kesempatan indah untuk melangkah lebih dekat menuju tujuan mulia-Nya!
Pertanyaan Reflektif: Dosa, kesalahan, atau kekecewaan masa lalu manakah yang saat ini masih sering kita izinkan menghalangi langkah kita untuk maju bersama Tuhan?
Versi Audio
