Seri “Zakharia dan Elisabet”
Lukas 1 : 18 – 20
“Kata Zakharia kepada malaikat itu: ‘Bagaimanakah aku tahu, bahwa hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan isteriku sudah lanjut umurnya.’ Malaikat itu menjawab: ‘… engkau akan menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata sampai kepada hari, di mana semuanya ini terjadi, karena engkau tidak percaya akan perkataanku.’”
Ketidakpercayaan Zakharia membuatnya tidak dapat berbicara untuk sementara waktu.
Bukan karena Tuhan kejam dengan menghukumnya karena tidak menunjukkan iman, tetapi menjadi pengingat bagi Zakharia dan setiap kita akan pentingnya iman dalam mengikuti Dia.
Ini mengingatkan kita bahwa ketidakpercayaan dapat menghalangi sukacita dan berkat kita.
Berapa sering keraguan kita untuk melangkah akhirnya membuat proses yang lebih cepat bagi kita untuk menikmati berkat Tuhan jadinya tertunda begitu lama?
Ragu untuk bertindak seperti yang Tuhan mau akhirnya membuat kita tidak sembuh, tidak dapat pasangan hidup, tidak dapat pekerjaan, tidak berubah karakter lebih baik.
Jadinya berkat Tuhan tertunda bukan karena Tuhan tidak menyediakan, tetapi ketidakpercayaan kita untuk taat melangkah saat hal itu diperintahkan-Nya.
Mari, belajarlah untuk mempercayai Tuhan dengan sepenuh hati.
Yakinlah bahwa tidak pernah Tuhan memberi perintah yang tidak sanggup kita lakukan atau mendatangkan keburukan bagi kita.
Sekalipun nampaknya tidak masuk di akal dan sulit tergenapi, percaya kuasa Tuhan yang melampaui nalar akan menolong kita melaluinya.
Sukacita, damai sejahtera, dan berkat tidak pernah jauh saat kita memilih hidup dalam kehendak Tuhan dan setiap janji-Nya!
Versi Audio
