Hari 4 — Kesalahan Orang Tua Bisa Melukai Keluarga
Kolose 3 : 21
“Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya.”
Yakub melakukan kesalahan besar dalam keluarganya.
Ia terlalu mengasihi Yusuf dibanding saudara-saudaranya.
Perbedaan perlakuan itu menimbulkan iri hati. Keluarganya penuh konflik dan kebencian.
Kadang orang tua tidak sadar bahwa sikap pilih kasih melukai anak-anak.
Perbandingan bisa meninggalkan luka panjang. Ucapan kecil bisa membentuk rasa rendah diri.
Yakub menuai kekacauan dalam rumahnya sendiri.
Tuhan ingin keluarga menjadi tempat pertumbuhan, bukan tempat persaingan.
Anak-anak membutuhkan kasih yang adil. Pasangan membutuhkan perhatian yang tulus.
Setiap anggota keluarga perlu merasa dihargai.
Kesalahan Yakub mengingatkan kita untuk lebih peka.
Jangan sampai kesibukan membuat kita lupa mendengar keluarga sendiri. Jangan sampai “favoritisme” menghancurkan hubungan.
Kasih yang sehat tidak membandingkan.
Kasih yang sehat membangun.
Tuhan sanggup memulihkan keluarga yang mau berubah.
Pemulihan dimulai dari hati yang rendah dan mau mengakui kesalahan.
Belajarlah memperlakukan setiap anggota keluarga dengan kasih dan perhatian yang seimbang!
Pertanyaan Reflektif : Apakah ada anggota keluarga yang tanpa sadar saya abaikan atau bedakan?
Versi Audio
