Kepekaan Rohani

Seri “Bersikap Kritis”

Ibrani 5 : 14

“Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindra yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.”

Orang dewasa rohani memiliki “pancaindra terlatih.”

Artinya kemampuan membedakan tidak muncul tiba-tiba. Itu dilatih melalui pengalaman dan firman Tuhan.

Sikap kritis adalah bagian dari kedewasaan.

Anak kecil menerima apa saja yang diberikan. Orang dewasa menimbang dan mengevaluasi.

Dalam perjalanan iman, Tuhan ingin kita bertumbuh.

Ia tidak ingin kita selamanya bergantung pada susu rohani. Ia ingin kita mampu membedakan yang baik dan yang jahat.

Kemampuan ini penting dalam menghadapi dilema moral.

Tidak semua keputusan hidup hitam dan putih. Ada area abu-abu yang memerlukan hikmat.

Dengan firman Tuhan sebagai dasar, kita belajar menilai dengan bijak.

Latihan ini terjadi setiap hari.

Saat kita memilih kata-kata. Saat kita mengambil keputusan keuangan. Saat kita menentukan prioritas.

Semua itu melatih kepekaan rohani kita.

Semakin kita melatih diri dalam firman, semakin tajam kemampuan membedakan kita!

Versi Audio

    Leave a Reply