Seri “Jadilah Bijak”
Amsal 22 : 2
Orang kaya dan orang miskin bertemu; yang membuat mereka semua ialah TUHAN.
Tuhan tidak memandang status ketika Ia menyatakan kasih-Nya kepada kita.
Bukan berarti hanya orang kaya dan sukses yang layak untuk diperhatikan oleh Tuhan, sementara yang miskin menjadi kaum terpinggirkan yang luput dipedulikan-Nya.
Di mata Tuhan, terlepas dari sukses tidaknya pencapaian dalam hidup, keberadaan kita sebagai pribadi manusia ciptaan-Nya adalah sama berharganya.
Karena itu, jangan pernah sombong kalau hari ini kita diberkati Tuhan dengan kekayaan. Penampilan mewah kita tidak membuat kita jadi lebih tinggi derajatnya di hadapan Tuhan.
Sebaliknya, kita yang miskin, jangan pula kecil hati. Kesusahan hidup kita tidak mengurangi besarnya perhatian Tuhan kepada kita.
Mungkin manusia sekitar perlakuannya tidak sama dengan Tuhan, mereka melihat berdasarkan status.
Kita jangan berlaku serupa.
Kali berikut, bertemu dengan orang kaya, hormati mereka secara wajar, jangan berlebihan. Bertemu dengan yang miskin, tetap hormati, jangan pula rendahkan mereka.
Status kehidupan bisa berubah, hari ini konglomerat, tahun depan bisa jadi melarat.
Karena itu, utamakan karakter melebihi status, karena karakter dan nilai diri lebih berharga di hadapan Tuhan yang menciptakan kita!
Versi Audio
