Amsal 24 : 1 – 2
“Jangan iri kepada orang-orang yang berbuat jahat, jangan ingin bergaul dengan mereka, karena hati mereka mengutak-atik kekerasan, dan bibir mereka membicarakan bencana.”
Godaan terbesar dalam hidup adalah melihat orang jahat berhasil sementara orang benar seolah menderita.
Tetapi Amsal menegaskan bahwa keberhasilan orang fasik hanyalah sementara.
Hati orang fasik penuh dengan rencana jahat. Mereka akan lenyap seperti rumput yang layu.
Tuhan mengingatkan agar kita tidak mengukur hidup dengan kacamata dunia.
Lebih baik memiliki sedikit dengan ketenangan hati daripada banyak dengan penuh kekhawatiran.
Karena itu, hentikan membandingkan diri dengan orang lain, fokus saja pada panggilan Tuhan.
Latih hati untuk bersyukur setiap hari.
Dorong orang terdekat kita untuk tidak membandingkan diri, tetapi belajar puas dengan apa yang ada.
Bahkan dalam hal pelayanan pun, jangan iri kepada pelayan lain yang tampak lebih berhasil, tetapi setia di ladang pelayanan yang Tuhan percayakan.
Doakan orang-orang yang hidupnya salah arah, agar mereka berbalik kepada Tuhan, bukan didoakan jatuh supaya kita senang.
Percaya bahwa Tuhan menilai dengan keadilan yang sempurna!
Versi Audio
