Seri “Jadilah Bijak”
Amsal 29 : 21
Siapa memanjakan hambanya sejak muda, akhirnya menjadikan dia keras kepala.
Pembentukan itu penting untuk dilakukan, kalau kita tidak mau menyesal di kemudian hari.
Ini bukan bicara soal diri kita saja, tetapi siapa pun orang sekeliling yang Tuhan percayakan.
Kadang karena tidak ingin melihat kesedihan, jadinya banyak di antara kita jatuh dalam sikap memanjakan.
Bahkan sejak masih muda, kita membiarkan sosok muda yang seharusnya dibimbing untuk jadi mandiri kelak, justru memegang kendali dengan segala keinginannya.
Akibatnya, ia menganggap dirinya sebagai tuan yang harus dimengerti, dilayani, dan diutamakan melebihi semua orang lain.
Ingatlah, dalam peran apa pun yang kita jalani saat ini, Tuhan ingin kita membentuk, bukan memanjakan.
Dengan sengaja dan bertujuan, biarkan kalau ada kesulitan yang harus mereka jalani.
Seringkali kesulitan hidup memunculkan karakter teguh yang tidak gampang menyerah, memahami kesusahan orang lain, belajar sabar, dan kesediaan menghargai sekeliling.
Kalau mereka menginginkan sesuatu, ada waktu menunggu itu baik. Mendapatkan sesuatu dengan mudah dan cepat, terkadang membuat kurangnya rasa menghargai.
Seperti Tuhan membentuk kita untuk kebaikan, biarlah kita berlaku serupa dengan mereka yang tidak akan jadi baik karena dimanjakan!
Versi Audio
