Jalan Sesak Sempit

Matius 7 : 14

Karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.

Mungkin yang dikatakan “sedikit orang” itu sesungguhnya mereka sadar akan jalan benar yang harus dibuat. Mereka pun tahu kalau ini ditempuh, ujungnya akan kepada kehidupan.

Namun, kenapa hanya sedikit yang memilih jalan itu?

Karena prosesnya yang tidak mudah.

Bisa jadi di awal, komitmen mereka semangat untuk lakukan apa yang benar di mata Tuhan, bertekad untuk tidak tergoda dengan yang berdosa.

Tetapi, ketika banyak tekanan yang “sesak dan sempit”, akhirnya mereka menyerah di tengah perjalanan.

Apakah kita yang mulai tergoda untuk menyerah?

Hidup di jalan benar seperti yang Tuhan mau memang tidak selalu mudah.

Tetapi, minta Tuhan kuatkan kita tetap bisa bertahan setia sampai akhir.

Yang prosesnya enak, belum tentu hasilnya enak.

Arahkan terus pandangan kita bahwa jalan benar yang sulit ini upahnya akan luar biasa, membawa kepada berkat kehidupan.

Perjuangan mati-matian kita menempuh jalan benar ini layak ditempuh, sekalipun hanya sedikit orang yang memilih pilihan yang sama seperti kita.

Tuhan tidak tinggalkan kita di jalan benar yang sesak-sempit ini, kuat kuasa-Nya akan menolong kita!

Versi Audio

    Leave a Reply