Tuhan Tidak Lupa

Hari 1 — Kebaikan yang Tidak Terlihat Tidak Pernah Sia-sia

Pengkhotbah 11 : 1

“Lemparkanlah rotimu ke air, maka engkau akan mendapatnya kembali lama setelah itu.”

Kadang kita merasa kebaikan kita seperti hilang begitu saja.

Kita menolong orang, tetapi tidak diingat. Kita memberi, tetapi tidak dihargai. Bahkan, ada yang membalas dengan sikap yang menyakitkan.

Situasi seperti ini bisa membuat hati lelah.

Muncul pertanyaan, “Untuk apa terus berbuat baik?”

Namun firman Tuhan mengingatkan bahwa kebaikan tidak pernah benar-benar hilang.

Seperti roti yang dilempar ke air, mungkin tidak langsung terlihat hasilnya.

Tetapi suatu hari, Tuhan bisa mengembalikannya dengan cara yang tidak terduga.

Kebaikan yang kita lakukan adalah investasi rohani. Bukan kepada manusia, tetapi kepada Tuhan.

Manusia bisa lupa, tetapi Tuhan tidak pernah lupa. Ia melihat setiap niat baik. Ia mencatat setiap tindakan kecil.

Bahkan yang tersembunyi sekalipun.

Mungkin hasilnya tidak sekarang. Mungkin juga tidak dari orang yang sama.

Tetapi Tuhan bekerja melampaui pemikiran kita.

Karena itu, jangan berhenti berbuat baik.

Teruslah berbuat baik tanpa menuntut balasan dari manusia.

Tetaplah menabur, walaupun belum melihat hasil.

Karena Tuhan setia pada waktunya!

Pertanyaan reflektif : Apakah saya masih mau berbuat baik jika tidak ada yang melihat atau menghargai?

Versi Audio

    Leave a Reply