Seri “Jadilah Bijak”
Amsal 19 : 15
Kemalasan mendatangkan tidur nyenyak, dan orang yang lamban akan menderita lapar.
Akhirnya kita memahami mengapa orang malas sering tidur-tiduran terus, ternyata memang sudah dijelaskan dalam firman Tuhan tentang begitulah cirinya.
Ada hal yang harus dikerjakan pun, ada rezeki yang menunggu pun, mereka lebih membiarkan rasa malas mendorong diri untuk santai tak berkesudahan.
Jangan salah sangka, tidur itu sungguh berkat Tuhan.
Tetapi terus tidur-tiduran di saat seharusnya bekerja dan memenuhi tanggung jawab, jelas adalah hal yang dibenci oleh Tuhan.
Berapa banyak suami yang jadi buah cibiran karena sekalipun badan gemuk, masih muda, tetapi begitu malas dan malah mengandalkan sang istri untuk mencukupkan nafkah?
Berapa banyak anak muda yang diomeli karena tangannya tidak lepas dari serunya permainan di gadget sampai lupa waktu, lupa diri, lupa orang sekitar, dan juga lupa tanggungjawab?
Mari, lawanlah kemalasan.
Kalau tugas sudah selesai, silakan bersantai ria.
Ingat, kita bukan lagi anak kecil yang dengan merengek, semua pasti terpenuhi. Sudah bukan waktunya lagi.
Rajinlah. Lincahlah. Tekunlah.
Bila saat ini kita sengaja malas-malasan, jangan marah kalau kita tidak sejaya orang lain yang memang diberkati Tuhan karena kerja keras mereka!
Versi Audio

1 Comment
Lukas Onggo Wijaya
Amsal 6:6-8
6 Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak:
7 biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya,
8 ia menyediakan rotinya di musim panas, dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen.