Filipi 2 : 3 – 4
“Dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri, dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.”
Pernah kita merasa terganggu saat pendapat kita ditolak?
Ada orang yang bukan cuma terganggu, tetapi jadi tersinggung dan marah besar menganggap orang lain tidak menghargai dirinya saat idenya ditolak.
Padahal saat kita memberi masukan, kiranya tujuan kita bukan untuk kepentingan diri sendiri supaya terlihat hebat dan dipuji orang, tetapi demi kemajuan bersama.
Tuhan ingin kita belajar rendah hati.
Seperti kita ingin pendapat kita dihargai, hargai pendapat orang lain juga, termasuk dengan menerimanya kalau memang ternyata lebih baik daripada pendapat kita.
Semakin kita gampang tersinggung dan ngotot, semakin menunjukkan betapa belum dewasanya karakter kita.
Orang yang sudah kenal diri dan punya rasa aman yang kuat di dalam Tuhan, tidak masalah saat idenya ditolak.
Tidak tidak lagi fokus dengan kepentingan diri sendiri.
Yang penting, dia sudah mencoba memberi sumbangsih pemikiran, yang kalaupun ditolak ia tak pernah terlalu jauh berpikir bahwa dirinya jadi tak berharga di hadapan Tuhan.
Memberi pendapat bukan supaya dirinya dipuji, tetapi supaya Tuhan yang dimuliakan pada akhirnya!
Versi Audio
