Seri “Kolam Betesda”
Yohanes 5 : 5
Di situ ada seorang yang sudah tiga puluh delapan tahun lamanya sakit.
Kita harus menerima kenyataan bahwa tidak semua penyakit bisa sembuh dengan segera atau pendek berlangsungnya.
Dalam kisah ini, bayangkan derita penyakit itu sudah ditanggung 38 tahun lamanya. Sungguh bukan waktu yang singkat.
Apakah bila begitu lama, iman kita tetap percaya dan berharap kepada Tuhan?
Mungkin bila singkat, kita tidak akan goyah, tetapi bila sudah berulang kali berobat tak kunjung sembuh dan terus-terus saja sakit, keraguan bisa memenuhi hati.
Iman yang awalnya kokoh, tidak ragu dengan kebaikan Tuhan dan rencana Tuhan, pelan-pelan berganti jadi kekecewaan dan kemarahan.
Karena itu, kita perlu siapkan diri untuk menolak berpikir sempit bahwa semua masalah akan cepat selesai seperti maunya kita.
Bahkan kalau Tuhan izinkan penderitaan itu berlangsung seumur hidup dan belum terlihat “selesainya”, minta Tuhan beri kekuatan untuk kita setia menanggungnya hingga akhir.
Kita ini hamba dan Tuhanlah tuan atas hidup kita.
Imani bahwa Dia bukanlah Tuhan yang kejam, tetapi tahu yang terbaik bagi kita sekalipun dalam paket penderitaan.
Sanggup menerima kenyataan dan berserah penuh kepada rencana Tuhan adalah bentuk iman yang dewasa dan kuat!
Versi Audio
