Seri “Kitab Efesus”
Efesus 4 : 2
“Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu.”
Paulus mengingatkan bahwa panggilan kita sebagai orang percaya tidak hanya soal hubungan pribadi dengan Tuhan, tetapi juga hubungan dengan sesama orang percaya.
Kesatuan dimulai dari kerendahan hati.
Tidak ada kesatuan tanpa kerendahan hati.
Kesombongan memecah, kerendahan hati menyatukan.
Kita dipersatukan oleh dasar iman yang sama, bukan oleh kesamaan latar belakang atau kepentingan.
Kesatuan menghasilkan pertumbuhan, sehingga gereja menjadi kuat, dewasa, dan memancarkan kasih Kristus.
Seringkali, perpecahan dalam gereja terjadi bukan karena hal-hal besar, tetapi karena ego, gengsi, dan perbedaan kecil yang dibesar-besarkan.
Mari, latih kerendahan hati dengan tidak terburu-buru merasa paling benar.
Dengarkan orang lain.
Gunakan karunia untuk membangun, bukan bersaing.
Jika bisa melayani, lakukan dengan tulus tanpa mencari pujian.
Belajarlah menerima perbedaan.
Fokus pada apa yang menyatukan, bukan yang memisahkan.
Biarlah dalam komunitas apa pun yang Tuhan tempatkan, kita kita menjadi bagian yang menjaga kesatuan, bukan malah pemicu perpecahan!
Versi Audio
