Matius 7 : 22
Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
Prestasi itu penting, tetapi tidak selalu menjadi penentu segalanya.
Perhatikan, pelayanan rohani itu pun bukan biasa-biasa, tetapi sungguh spektakuler dengan bisa bernubuat, mengusir setan, dan mujizat yang tidak semua orang bisa melakukannya.
Tetapi itu ternyata, tidak menjadi jaminan bahwa seseorang dinilai luar biasa oleh Tuhan.
Hari ini, kalau pelayanan kita begitu hebat, jangan sombong.
Jangan berpikir sempit, menyamakan hebatnya pelayanan dengan pasti hebatnya diperkenan oleh Tuhan.
Apa yang tampak di luar bisa terbalik dengan motivasi di dalam diri.
Bukankah banyak orang yang memukau di luar, tetapi diam-diam di dalamnya hati begitu busuk, orang terdekat tahu sisi gelap yang dinikmati, dan kering hubungannya dengan Dia yang dilayani?
Mari, semakin luar biasa, harus semakin rendah hati menyadari semua itu cumalah buah.
Kalau tidak ada pohon yang sehat, buah tidak mungkin ada.
Prioritas hidup kita janganlah terbalik, yang tidak penting malah diutamakan mengalahkan yang seharusnya penting.
Orang yang sukses luar biasa dalam pelayanan belum tentu diperkenan Tuhan, hati-hatilah!
Versi Audio
