Serong Hati

Amsal 11 : 20

Orang yang serong hatinya adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi orang yang tak bercela, jalannya dikenan-Nya.

Tidak ada orang yang dari awal berdoa untuk punya hati yang serong, seringkali hal ini terjadi di tengah-tengah perjalanan hidup.

Mereka yang awal punya hati lurus murni, karena satu dua alasan, karena satu dua kejadian akhirnya membuat hatinya pelan-pelan berbelok dari jalan yang benar.

Dulu tidak pernah berbohong, sekarang sering. Dulu tak kenal tipu-tipu, sekarang sering. Dulu tak kenal neko-neko, sekarang sering. Dulu tak bercela, sekarang sering.

Jangan-jangan hal ini pun melanda kita.

Mari koreksi diri dan hati dengan berani jujur : apakah kita masih lurus atau sudah serong di hadapan Tuhan.

Ingat, dengan siapa pun kita bisa bertopeng mengelak, tetapi tidak pernah kita akan berhasil menutupi kondisi hati kita yang sesungguhnya di hadapan Tuhan.

Kalau saat ini kita sudah serong, bertobat dan kembali lakukan apa yang Tuhan inginkan.

Masih bisa bernafas hari ini artinya Tuhan masih kasih kesempatan.

Dan kalau kita terus berjuang hidup kudus dan tak bercela menyenangkan hati-Nya, tak heran berkat perkenanan-Nya akan terus mengikuti hidup kita!

Versi Audio

    Leave a Reply