Seri “Meminta kepada Tuhan”
Matius 7 : 11b
“Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”
Tuhan Yesus menjawab doa bukan berdasarkan keinginan sesaat, tetapi berdasarkan kebaikan sejati.
Kadang apa yang kita anggap baik, belum tentu benar-benar baik bagi pertumbuhan rohani kita.
Karena itu, meminta di dalam Dia berarti meminta dengan hati yang mau dibentuk.
Doa bukan hanya alat untuk mendapatkan sesuatu, tetapi sarana untuk diselaraskan dengan kehendak Tuhan.
Dalam proses meminta, Tuhan sering kali lebih dulu mengubah hati kita.
Kita belajar membedakan antara keinginan dan kebutuhan. Kita juga belajar peka terhadap suara Roh Kudus.
Permintaan yang selaras dengan hati Tuhan akan membawa damai, bukan kegelisahan.
Ini berarti kita membawa semua hal kepada Tuhan, besar maupun kecil. Kita tidak menyaring doa berdasarkan “layak atau tidak.”
Konsistensi dalam doa menumbuhkan keintiman dengan Tuhan.
Kita semakin mengenal karakter-Nya. Kita belajar bahwa Tuhan setia dan penuh kasih.
Mari, jadikan doa sebagai nafas hidup, bukan rutinitas kosong.
Kiranya kita terus datang meminta kepada Tuhan di dalam Dia, dengan hati yang percaya bahwa Bapa di surga selalu memberi yang baik, tepat, dan penuh kasih bagi hidup kita!
Versi Audio
