Saat Disalahmengerti

Hari 2 — Tetap Lembut Saat Disalahmengerti

Amsal 16 : 23

“Hati orang bijak menjadikan mulutnya berakal budi, dan menjadikan bibirnya lebih dapat meyakinkan.”

Disalahmengerti adalah salah satu hal yang paling menyakitkan.

Niat kita baik, tetapi dianggap salah. Tindakan kita tulus, tetapi diputarbalikkan.

Dalam kondisi seperti ini, mudah sekali untuk membela diri dengan emosi atau bahkan membalas dengan kata-kata yang tajam.

Namun firman Tuhan mengajarkan untuk tetap bijak dalam berbicara.

Integritas kita terlihat dari respon, bukan hanya dari tindakan awal.

Orang bijak tidak langsung bereaksi. Ia menahan diri dan memilih kata-kata dengan hati-hati.

Bukan berarti kita harus diam selamanya, tetapi kita memilih cara yang benar untuk merespons.

Kelembutan bukan tanda kelemahan. Justru itu kekuatan yang berasal dari Tuhan.

Dengan tetap tenang, kita menjaga hati tetap bersih. Kita tidak membiarkan kepahitan masuk.

Mari, latih diri untuk tetap lembut dan bijak saat disalahmengerti.

Tidak semua orang akan mengerti kita. Dan itu tidak apa-apa.

Yang penting, Tuhan tahu hati kita. Dan kita tetap hidup benar di hadapan-Nya.

Biarkan waktu dan Tuhan yang membuktikan.

Pertanyaan reflektif : Bagaimana biasanya respon saya saat niat baik saya disalahartikan?

Versi Audio

    Leave a Reply