Menghadapi Konflik

Filipi 2 : 5

“Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus.”

Hidup bersama itu tidak mudah, seringkali ada gesekan dan konflik yang dapat mengganggu zona nyaman kehidupan kita.

Termasuk dalam relasi antar orang percaya.

Tidak otomatis karena sudah kenal Tuhan, kita jadi terhindarkan dari konflik.

Hanya, seharusnya kita meresponi dengan beda, tidak lagi dengan maunya ego diri atau pola dulu yang salah, tetapi dengan cara Tuhan.

Dalam konflik rumah tangga, dalam konflik kerja, dalam konflik pelayanan, dalam konflik pertemanan, ingatlah dengan Tuhan.

Setiap kali ada ego yang membuat kita merasa diri paling benar, ingat apa kehendak Tuhan.

Ketika ada emosi yang mendorong kita buat keputusan instan yang kita tahu sebenarnya salah, ingat apa kehendak Tuhan.

Biarlah pikiran dan perasaan Tuhan yang melembutkan hati kita untuk bisa sukses dalam hidup bersama, sekalipun konflik bisa datang kapan pun.

Tidak ada pilihan bagi kita untuk menhindari konflik tatkala mau hidup bersama, yang penting latih diri untuk terus bawa hati Tuhan.

Kalau orang lain belum lakukan, mulai saja dari diri dulu karena jangan-jangan memang konflik itu belum selesai karena kita sendiri yang belum bawa pikiran-perasaan Tuhan untuk menyelesaikannya!

Versi Audio

    Leave a Reply