Mazmur 13 : 1b
Berapa lama lagi, TUHAN, Kaulupakan aku terus-menerus? Berapa lama lagi Kausembunyikan wajah-Mu terhadap aku?
Pernahkah kita merindukan kehadiran Tuhan, terutama saat kesulitan sedang dihadapi?
Seringkali kita berpaling kepada hal-hal lain yang kita pikir bisa diandalkan dan menganggap Tuhan hanya sebagai pelengkap, yang kalau mau ada atau tak ada, tidak terlalu menentukan.
Namun, seperti pemazmur, lebih dari segalanya kita perlu menaruh hati yang berharap penuh kepada Tuhan.
Yang terus menanti-nantikan Tuhan.
Yang sungguh-sungguh mengharapkan Tuhan.
Dalam ayat ini, pemazmur sedang menghadapi musuh yang mengolok-olokkan, yang memohon Tuhan sendiri menjadi pembela dan penolong bagi situasinya.
Bawalah juga setiap situasi kita dengan hati berseru kepada Tuhan. Arahkan pandangan kita yang mengharapkan kuasa-Nya dinyatakan.
Jangan sampai kita andalkan, nantikan, pikirkan sesuatu yang lain, melebihi Tuhan.
Ia yang mengasihi kita, Ia yang paling mengenal kita, Ia pula yang paling kita butuhkan.
Harapkan Dia, selalu dan selamanya!
Versi Audio
