Memberi Saat Kurang

Seri “Belajar Murah Hati”

Markus 12 : 44

Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya.

Memang kalau sedang berlimpah, kita lebih mudah untuk memberi.

Namun kalau sedang pas-pasan atau bahkan ada dalam fase kekurangan, masihkah kita mau memberi kepada Tuhan?

Saat berlimpah, kita mungkin tidak terlalu sakit kalau harus hilang sebagian. Bagaimana pun, kita masih punya banyak. Yang diberi itu tidak menganggu kecukupan kita.

Tetapi, justru ujian kemurahan hati itu terlihat saat kita sampai di titik harus berkorban. Sampai ada pergumulan yang tidak mudah. Sampai ada rasa kehilangan.

Ini bukan bicara beri uang kepada Tuhan saja.

Di saat sedang kehabisan energi, masihkah kita mau memberi yang terbaik?

Di saat sedang terkuras waktu, masihkah kita mau memberi?

Di saat fisik sedang sakit, masihkah kita mau memberi?

Seperti janda miskin yang dipuji Tuhan, bukan ukuran pemberian yang penting tetapi pengorbanan hati yang ada di baliknya.

Jangan bangga memberi saat berlimpah, itu biasa-biasa saja.

Tetapi terharulah di hadapan Tuhan yang memperhatikan dan akan memberkati setiap ketulusan kita yang masih mau memberi di saat hidup sedang kurang!

Versi Audio

    Leave a Reply