Memberi dengan Iman

Seri “Memberi Persembahan”

Markus 12 : 44

“Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya.”

Paulus menegaskan bahwa persembahan yang sejati adalah mempersembahkan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup, kudus, dan berkenan kepada Allah.

Artinya, bukan hanya uang atau materi, tetapi seluruh hidup kita dipersembahkan kepada Tuhan yaitu pikiran, waktu, pekerjaan, bahkan gaya hidup kita sehari-hari.

Tuhan Yesus menyoroti persembahan seorang janda miskin yang hanya memberi dua peser.

Nilainya kecil secara materi, tetapi Yesus berkata ia memberi lebih banyak dari semua orang kaya.

Mengapa?

Karena ia memberi dengan iman dan menyerahkan seluruh yang ia miliki.

Di sini kita belajar bahwa Tuhan tidak menilai dari jumlah, tetapi dari kedalaman iman dan totalitas hati.

Jadikan setiap pekerjaan, pelayanan, dan perbuatan kita sebagai persembahan bagi Tuhan.

Jangan hanya fokus pada materi, tetapi persembahkan hidup kita dalam kekudusan dan ketaatan.

Belajarlah memberi dengan iman, bukan sekadar dari kelimpahan.

Memberi persembahan terbaik bukan hanya soal apa yang ada di dompet kita, tetapi tentang sikap hati dan hidup yang dipersembahkan kepada Tuhan setiap hari!

Versi Audio

    Leave a Reply