Mata Tuhan

Hari 5 — Melihat dengan Mata Tuhan

1 Samuel 16 : 7b

“Manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.”

Samuel pernah melakukan kesalahan penilaian.

Ketika melihat Eliab, ia mengira itulah pilihan Tuhan.

Penampilan Eliab memang mengesankan. Namun Tuhan memiliki penilaian yang berbeda.

Tuhan melihat hati.

Manusia mudah terpengaruh oleh penampilan luar.

Kita sering menilai berdasarkan status. Kita menilai berdasarkan kemampuan berbicara. Kita menilai berdasarkan jabatan.

Padahal Tuhan melihat sesuatu yang lebih dalam.

Hati yang takut akan Tuhan lebih berharga daripada penampilan yang mengesankan.

Kerendahan hati lebih penting daripada popularitas. Kesetiaan lebih penting daripada pencitraan.

Samuel belajar mengubah cara pandangnya.

Kita juga perlu belajar melihat seperti Tuhan melihat.

Jangan terlalu cepat menilai orang. Jangan mudah mengidolakan penampilan luar.

Mintalah hikmat Tuhan dalam menilai sesuatu.

Apa yang terlihat hebat belum tentu berkenan kepada Tuhan.

Mintalah Tuhan menolong kita melihat orang lain dengan kasih dan hikmat-Nya!

Pertanyaan Reflektif : Apakah saya lebih sering menilai berdasarkan penampilan atau berdasarkan karakter?

Versi Audio

    Leave a Reply