Masuk Diam-diam

Hari 3 — Ketika Kesombongan Masuk Diam-Diam

1 Samuel 15 : 17a

“Bukankah engkau, walaupun kecil menurut pandanganmu sendiri, telah menjadi kepala atas suku-suku Israel?”

Pada awalnya Saul merasa dirinya kecil.

Ia bahkan pernah bersembunyi ketika hendak diangkat menjadi raja.

Namun seiring waktu, kerendahan hati itu memudar.

Kesombongan tidak selalu muncul secara tiba-tiba.

Sering kali ia masuk perlahan-lahan. Sedikit demi sedikit hati mulai berubah.

Seseorang mulai merasa dirinya lebih penting. Ia mulai sulit menerima teguran. Ia mulai membenarkan kesalahannya sendiri.

Itulah yang terjadi pada Saul.

Ketika Samuel menegurnya, Saul mencari alasan. Ia lebih sibuk membela diri daripada bertobat.

Kesombongan membuat seseorang sulit belajar. Kesombongan juga membuat hati menjauh dari Tuhan.

Orang yang rendah hati bersedia dikoreksi.

Mereka tidak merasa selalu benar. Mereka mau berubah ketika Tuhan menegur.

Kerendahan hati menjaga hubungan kita dengan Tuhan tetap sehat.

Semakin Tuhan memberkati kita, semakin kita perlu menjaga hati dari kesombongan.

Mintalah Tuhan menunjukkan area hidup yang perlu diperbaiki dan milikilah hati yang mau diajar!

Pertanyaan Reflektif : Bagaimana reaksi saya ketika menerima teguran atau koreksi?

Versi Audio

    Leave a Reply