Markus 1 : 17 – 18
“Lalu kata Yesus kepada mereka: ‘Mari, ikutlah Aku…’ Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.”
Dalam hidup kita, jala bisa berbentuk sebuah pekerjaan, keamanan hidup, identitas, harta, zona nyaman.
Ketika Yesus memanggil, mereka meninggalkan jalanya segera, tanpa negosiasi panjang.
Ini menunjukkan bahwa mengikuti Yesus selalu menuntut pelepasan.
Pelepasan kebiasaan lama, ego, dosa tersembunyi, bahkan prioritas pribadi.
Tanpa meninggalkan jala lama, kita tidak akan pernah mengalami kehidupan baru.
Renungkan, apa “jala” yang Tuhan minta untuk kita lepaskan.
Apakah itu kebiasaan buruk, hubungan tidak sehat, ambisi pribadi, kesombongan, atau ambisi cinta uang.
Mari doakan hal yang kita tahu harus kita tinggalkan.
Ambil tindakan nyata dengan memblokir, berhenti, tinggalkan, akhiri, ubah, atau akui.
Jangan ragu.
Apa yang kita lepaskan untuk Tuhan tidak pernah sebanding dengan besarnya berkat kebaikan yang disediakan-Nya!
Versi Audio
