Lemah Lembut

Ditulis oleh Yolanda

Efesus 4 : 2

“Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu.”

Setiap hari kita berhadapan dengan banyak hal.

Mulai dari pekerjaan, teman yang menyebalkan, pelanggan yang marah, bahkan situasi yang bikin emosi.

Dalam kondisi seperti itu, sangat mudah bagi kita untuk tersulut amarah, kehilangan kesabaran, atau bersikap keras terhadap orang lain.

Tapi ingatlah di tengah semua itu, Tuhan mau kita belajar tetap tenang, rendah hati, sabar, dan punya hati yang lembut.

Rendah hati berarti kita mampu menempatkan diri dengan bijak tanpa merasa lebih dari orang lain.

Lemah lembut berarti kita mampu mengendalikan diri dan tetap tenang meskipun berada dalam tekanan.

Sabar menunjukkan kemauan untuk menahan diri, tetap percaya, dan tidak terburu-buru dalam menilai keadaan.

Saat ini mungkin dunia mengajarkan untuk membalas ketika disakiti, bersikap keras agar dianggap kuat, dan mengutamakan kepentingan diri sendiri.

Akan tetapi, Tuhan memanggil kita untuk hidup dengan cara yang berbeda.

Ketika kita memilih untuk bersikap rendah hati, lemah lembut, dan sabar dalam menghadapi orang lain, kita sedang menunjukkan kasih Tuhan secara nyata.

Mari mulai dari hal kecil, yaitu menyapa dengan ramah, membantu orang yang kesulitan, atau memilih diam saat mau marah.

Dari hal-hal kecil itulah kasih Tuhan bisa dirasakan oleh orang lain.

Marilah kita belajar untuk terus menunjukkan kasih Tuhan melalui sikap dan tindakan kita!

Versi Audio

    Leave a Reply