Seri “Para Gembala”
Lukas 2 : 15
“Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka dan kembali ke surga, berkatalah gembala-gembala itu seorang kepada yang lain: ‘Marilah kita pergi ke Betlehem dan melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita.’”
Gembala tidak hanya mendengar kabar sukacita, tetapi juga bertindak.
Mereka tidak berkata, “Nanti saja” atau “Kalau sempat.”
Mereka segera pergi.
Ketaatan sejati selalu menghasilkan tindakan nyata.
Ketaatan mereka bukan tanpa risiko.
Meninggalkan kawanan domba di malam hari bisa berarti kehilangan pekerjaan atau bahaya.
Tetapi bagi mereka, perjumpaan dengan Sang Juru Selamat jauh lebih berharga daripada kenyamanan atau keamanan pribadi.
Ketaatan yang tidak diwujudkan dalam langkah nyata hanyalah niat kosong.
Gembala mengajarkan bahwa ketaatan sejati bergerak karena kasih dan iman kepada Tuhan.
Ketika Tuhan menaruh sesuatu di hati kita —baik itun dorongan melayani, mengampuni, memberi, atau memperbaiki hubungan—jangan tunda.
Lakukan hari ini.
Ketaatan yang ditunda sama dengan ketidaktaatan!
Versi Audio
