Seri “Kembali Berani Bermimpi”
Yeremia 29 : 11
“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”
Banyak orang dewasa berhenti bermimpi bukan karena Tuhan tidak sanggup, tetapi karena pengalaman masa lalu yang mengecewakan.
Kegagalan yang berulang sering membuat hati menjadi lelah dan pesimis.
Namun firman Tuhan menegaskan bahwa rancangan-Nya tidak pernah kehabisan jalan.
Tuhan melihat hidup kita dari perspektif kekekalan, bukan dari satu musim kegagalan.
Ketika mimpi belum terwujud, bukan berarti Tuhan tidak bekerja.
Sering kali Tuhan sedang membentuk karakter sebelum memberikan kepercayaan yang lebih besar.
Kekecewaan masa lalu tidak membatalkan rencana Tuhan. Justru di tengah keterbatasan, kuasa Tuhan dinyatakan dengan lebih nyata.
Mimpi besar yang sejati lahir dari pengenalan akan Tuhan, bukan dari ambisi pribadi.
Orang yang percaya pada rancangan Tuhan mampu bangkit kembali setelah jatuh.
Mari, mulailah dengan mengakui mimpi yang pernah kita kubur.
Biarkan firman Tuhan membangkitkan harapan yang sempat padam.
Bawa mimpi itu dalam doa tanpa tuntutan, hanya dengan iman.
Percayalah bahwa Tuhan tidak terlambat dalam kuasa-Nya!
Versi Audio
