Ditulis oleh Yolanda
Amsal 17 : 1
Lebih baik sekerat roti yang kering disertai dengan ketenteraman, dari pada makanan daging serumah disertai dengan perbantahan.
Siapakah yang tidak ingin hidup dalam ketenteraman?
Tenteram dapat diartikan sebagai aman, damai, tenang dan tidak ada kekacauan.
Kebanyakan orang pasti merindukan suasana damai dan tenteram itu.
Kententeraman tidak ditentukan oleh berapa banyak kekayaan yang kita punya, tetapi oleh sejauh mana kita menikmati anugerah Tuhan.
Selalu bersyukur dengan apa yang kita punya sekarang.
Ingatlah, Tuhan Yesus adalah sumber damai sejahtera yang terus menaungi kehidupan kita.
Hidup sederhana namun tenteram lebih baik daripada hidup berkelimpahan yang diisi perselisihan di dalamnya.
Bila selalu ribut dan saling mencela satu dengan yang lain, makan seenak atau semewah apapun tentunya tak bisa dinikmati.
Karena itu, nilai ketentraman jauh lebih berharga dibandingkan hal lain yang sifatnya hanya mendukung.
Jika pada saat ini ada pergumulan hidup, yang membuat kita tidak tenang, gusar, khawatir, bahkan ketakutan, mintalah damai sejahtera Tuhan dicurahkan ke dalam hati dan pikiran kita.
Marilah kita berusaha menjadikan keluarga kita menjadi keluarga yang tenteram dengan senantiasa hidup sesuai dengan kehendak Tuhan.
Dan itu dimulai dari diri kita sendiri!
Versi Audio
