Seri “Tidak Terulang Lagi”
Pengkhotbah 3 : 1
“Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.”
Alkitab menegaskan bahwa segala sesuatu ada waktunya. Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk mati. Ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut.
Waktu adalah ciptaan Allah yang sangat berharga, tetapi sering kita memperlakukannya seolah tak terbatas.
Kita sering berkata, “Nanti saja,” seakan kesempatan selalu tersedia.
Realitanya, waktu berjalan maju dan tidak bisa diputar kembali.
Kesempatan yang kita abaikan hari ini, mungkin tidak akan datang lagi.
Sebab itu, menghargai setiap momen berarti menyadari bahwa hari ini adalah anugerah, bukan sesuatu yang bisa kita ulang.
Banyak orang menyesal karena menyia-nyiakan waktu.
Orang tua yang sibuk bekerja hingga melewatkan pertumbuhan anak-anak. Orang muda yang menghabiskan masa mudanya dengan hal sia-sia.
Orang Kristen yang menunda pelayanan karena merasa belum siap.
Mari, hargai waktu dengan mengutamakan hal rohani, sebelum hal-hal duniawi.
Jangan menunda kebaikan yang bisa dilakukan hari ini.
Latih diri untuk sadar bahwa setiap hari adalah kesempatan terakhir untuk berbuat baik.
Minta Tuhan ajari kita menghargai waktu yang diberikan-Nya.
Menolong kita tidak lagi menunda-nunda hal penting, melainkan setia menggunakan hari-hari ini untuk kemuliaan-Nya!
Versi Audio
